Pages

 
Tampilkan postingan dengan label inverter. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label inverter. Tampilkan semua postingan

Minggu, 11 Oktober 2020

CARA MENGHITUNG DURASI PEMAKAIAN AKI PADA INVERTER

4 komentar



Gambar Power Iverter


Power inverter merupakan sebuah perangkat elektronika yang berfungsi untuk mengkonversi tegangan DC yang berasal dari aki atau baterai menjadi tegangan AC yang hampir sama dengan tegangan PLN dan umumnya berkisar 220 Volt, inverter diperlukan ketika kita akan membutuhkan tegangan 220 volt namun dengan kondisi dimana tegangan tersebut tidak kita dapatkan atau pada saat kondisi sedang padam listrik. Ada dua jenis inverter yang beredar di pasaran berdasarkan output gelombang yang dihasilkan yaitu:

1. Inverter MSW (Modifided Sine Wave)

2. Inverter PSW (Pure Sine Wave)


Secara singkat baik nverter yang MSW maupun PSW sama-sama menghasilkan tegangna AC 220Volt, hanya yang membedakannya yaitu gelombang sinus yang dihasilkan oleh masing-masing inverter, untuk yang masih MSW dengan gelombang sinus tetapi masih berbentuk kotak, sedangkan yang PSW sudah hampir atau bahkan sama dengan tegangan gelombang yang berasala dari PLN. Untuk artikel kali ini admin tidak akan terlalu dalam membahas soal jenis inverter tetapi kembali ke judul yaitu bagaimana kita tahu berapa lama durasi pemakaian aki atau baterai pada sebiah inverter berdasarkan beban daya yang kita pakai.

Perlu dicatat pada penggunaan inverter itu sendiri ada batas tegangan rendah yang masih diterima oleh inverter itu sendiri dan umumnya berkisar 10 Volt, jadi dengan kata lain inverter akan mati ketika aki atau baterai yang kita pakai sudah berada pada posisi di tegangan 10 volt jadi tidak betul kalau aki bisa digunakan secara full mulai dari 0-12 volt, untuk asumsi prhitungan kita misalkan sebagai berikut:

Aki yang kita pakai untuk inverter dengan spek 12 V 100Ah (aki mobil truck), dan rencana beban yang akan kita gunakan lampu dengan beban listrik 40 watt, televisi 40 watt, kipas angin 60 watt, untuk inverter bisa kita gunakan yang 500 watt saja karena perkiraan beban tidak sampai 500 watt, pertanyannya berapa lama aki dapat sanggup memback up kebutuhan listrik?

JAWABAN :

Karena inverter akan drop pada tegagan 10 volt maka yang di konsumsi inverter yaitu selisih dari 12 - 10 = 2 Volt

Maka : 100 Ah x 2 Volt = 200 Watt/Hour (daya pada inverter)

Beban : 40 + 40 + 60 = 140 Watt

Life time : 200 / 140 x 60 menit = 85,7 menit atau 1 jam 26 menit


Terkadang ada beberapa banyak faktor yang mempengaruhi kinerja dan life time aki salah satunya mugkin dari kualitas inverter itu sendiri setidaknya ada gambaran tentang penggunaan aki sebagai back up inverter ketika dibutuhkan, mungkin saja perhitungan diatas bisa jadi lebih atau kurang tetapi setidaknya ada hal yang membuat kita tahu dasar perhitungan yang didapat, terimakasih sudah membaca mohon koreksinya bila ada kekurangan dalam penyampaian.







Read more...

Sabtu, 30 Desember 2017

Rangkaian Lampu Emergency Menyala Otomatis Dengan Menggunakan Relay

11 komentar
Listrik memang sudah menjadi kebutuhan vital bagi umat manusia terlebih lagi setelah terciptanya peralatan elektronik, sebagai contoh untuk kebutuhan penerangan yang pada zaman dahulu menggunakan lampu "teplok"  kini beralih ke lampu listrik baik itu lampu pijar, TL, bahkan yang terbaru yaitu LED dengan adanya penerangan lampu listrik memudahkan aktifitas yang dilakukan pada waktu gelap atau malam hari. Tapi terkadang kendala kerap kali terjadi mulai dari korsleting sampai adanya pemadaman listrik dari PLN, terlebih lagi pemadaman yang terjadi kala malam hari, itu terkadang yang membuat aktifitas terganggu dengan masalah penerangan. Pada artikel kali ini saya akan berbagi sedikit info yaitu membuat lampu emergency dengan menggunakan bahan dan material yang mungkin sering kita jumpai dan sebagai saklar otomatisnya akan kita gunakan relay. Adapun bahan-bahan yang kita butuhkan yaitu:



1. Relay 220 volt
2. Beberapa saklar
3. Aki/Baterai
4. Trafo 12 volt 1 amper
5. Dioda 3 amper 4 buah
6. Fitting inverter 12 volt
7. Lampu LED 18 watt
8. Beberapa helai kabel
9. lampu LED kecil dan R 500 ohm


Langkah perakitan:

1. Rangkaian unit charger untuk pengisian aki atau baterai

Rangkaian dioda full wave


   Rangkaian ini berfungsi untuk mengisi ulang batere ketika listrik PLN menyala dan dibuat dengan funsi manual artinya kita sendiri yang memprediksi lamanya waktu pengisian ulang dengan menggunakan saklar sebagai kontrol on dan off nya. 

2. Full wiring

Skema rangkaian lampu emergency dengan relay
    Seperti skema rangkaian di atas sangat mudah untuk diikuti karena tidak menggunakan komponen yang spesial semua bahan dengan mudah bisa kita dapatkan di toko elektronik, hanya tinggal kebutuhan kita saja dimana titik yang akan kita beri penerangan.

3. Pemasangan kabel pada relay




    Untuk pemasangan kabel pada relay kita gunakan jalur NC (normaly close), artinya ketika koil relay diberi arus 220 volt jalur NC akan membuka artinya koneksi akan terputus, begitu koil relay tidak diberi arus maka fungsi NC akan menutup disinilah nantinya posisi ketika PLN mati dimana jalur NC untuk menghubungkan arus dari aki/baterai ke lampu.


Skema relay














Untuk koneksi NC bisa kita hubungkan antara 1 dan 9 atau bisa juga antara 4 dan 12, seperti pada gambar diatas. Untuk instalasi dan pamakaian lampu penerangan tinggal di sesuaikan dengan kebutuhan, rangkaian diatas bisa digunakan untuk penggunaan lampu lebih banyak lagi hanya tinggal pemasangannnya bisa dipararel atau menggunakan saklar untuk tiap-tiap lampunya. Untuk  video perakitan bisa kalian lihat di video ini. Selamat mencoba dan semoga bermanfaat. 




   
Read more...
 
ochid85 © 2017