Pages

 

Jumat, 22 Januari 2021

CARA GANTI TABUNG SHOCK BREAKER SENDIRI

0 komentar

Siapa yang tidak mengininkan kendaraan yang dipakai selalu nyaman dikendarai?tentu saja setiap orang yang memiliki kendaraan khususnya kendaraan roda dua pasti akan selalu menginginkannya, untuk menjaga agar kendaraan yang kita miliki senantiasa dalam keadaan baik-baik saja tentunya kita harus rutin merawat dan segera memperbaikinya jika terjadi gejala kerusakan, jangan didiamkan sehingga penyakit pada kendaraan kita semakin parah dan bahkan bisa berujung dengan merembetnya kerusakan yang lain. 

Salah satu faktor kenyamanan dalam berkendara yaitu tidak terjadi masalah pada sistem suspensi, yaitu pada shockbreaker khususnya shockbreaker depan yang. Kebocoran oli yang terlalu lama didiamkan tentunya akan mempengaruhi sistem suspensi, karena biasanya hanya salah satu tabung saja yang bocor dan sangat jarang terjadi kebocoran pada dua tabung sekaligus, kebocoran yang sangat parah tentu saja dengan cara mengganti seal sudah cukup, karena bisa jadi pada tabungnya sendirilah yang sudah aur atau baret parah, untuk mengatasi itu semua kita harus mengganti tabung dengan yang baru.Untuk langkah-langkahnya sebagai berikut:

  • Buka roda/ban terlebih dahulu agar proses pelepasan shockbreaker menjadi lebih mudah

  • Lepaskan kaliper/kepala rem cakram untuk yang menggunakan kunci bintang dengan ukuran T40 ada juga yang menggunakan baut kuncu 12 atau bau L 6
  • Kemudian lepaskan shockbreaker yang bocor tersebut, tapi sebelumnya buka terlebih dahuli bau pengikat tabung yang ada pada segituga motor dengan menggunakan kunci ring 17 untuk jenis motor matic atau bebek

  • Buka tutup tabung terlebih dahulu karena kita akan melepaskan selongsongnya berikut pegas yang ada di dalam tabung, cara membukanya dengan melepaskan ring penahan tutup terlebih dahulu dengan cara menekan tabung kemudian kita congkel ring penahan tabung dengan obeng min kecil

  • Setelah pegas dan sisa oli kita keluarkan kita bisa melepaskan tabung shocknya, tapi sebelum tu kita buka baut L dengan menggunakan kunci L6

  • Siapkan tabung baru yang sesuai dengan tabung bawaan,untuk bagian yang lain kita bersihkan dan cuci agar sisa oli dan kotoran tidak menempel. Untuk penggantian tabung baru alagkah baiknya seal shock kita ganti juga dengan yang baru, karena penggunaan seal lama meskipun belum sobek berpotensi terjadi kebocoran dan untuk menghindari pekerjaan dua kali nantinya
  • Langkah terakhir kita susun menjadi unit seperti sebelumnya dan penempatan sesuai dengan urutan pada waktu melepaskan di awal.Untuk pengisian oli shock kalian bisa mengambil referensi dari manual book motor yang kalian miliki, karena untuk objek yang saya bongkar ini motor beat karbu maka takaran oli yang kita isi yaitu 72ml.
Demikian tips cara mengganti tabung yang bisa kita lakukan sendiri, bilamana ada kekurangan mohon maaf yang sebesar-besarnya baik informasi yang kurang lengkap atau gambar yang tidak jelas. Untuk melengkapi tip tersebut tema-teman bisa melihat link video dibawah. Terimakasih






Read more...

Kamis, 21 Januari 2021

RANGKAIAN DAYA DAN KONTROL STAR DELTA

0 komentar

 

Mungkin semua sudah tahu apa itu rangkaian star delta? Dan apa fungsi dari rangkaian star delta itu sendiri. Untuk yang belum tahu akan saya jelaskan secara singkat. Rangkaian star delta adalah rangkaian instalasi motor dengan sambungan bintang segitiga (Y∆), atau lebih dikenal dengan nama koneksi star delta. lalu apa fungsi dari koneksi motor secara star delta itu? Fungsi dari koneksi star delta adalah untuk menurunkan atau mengurangi besarnya arus start motor. 

CARA KERJA RANGKAIAN STAR DELTA
 
  • Push button ON ditekan, tegangan dari MCB akan mengalir menuju coil kontaktor K1, terminal NO pada K1 jadi terhubungdan mengalirkan tegangan dari push button OFF menuju coil K1 (sebagai pengunci), saat push button ON dilepas K1 akan tetap terhubung karena mendapat tegangan dari pengunci
  • Pada waktu yang bersamaan Timer akan mendapatkan tegangan dari terminal Coil K1
  • Tegangan dari terminal NC pada timer akan mengalirkan tegangan menuju coil K3, sehingga kontak tor K3 akan aktif dan terhubung
  • Tegangan R-S-T pada kontaktor K1 akan menuju elektromotor dan kontaktor K3 akan mengaktifkan terminal menjadi  hubungan Bintang (STAR)
  • Pada proses ini motor akan berputar beberapa saat sesuai dengan settingan pada Timer dengan sistem daya bintang (STAR)
  • Setelah motor berputar pada hubungan STAR sesusi dengan waktu yang ditentukan, terminal NC pada Timer terputus dan terminal NO akan terhubung, dan saat terminal NC pada Timer terputus maka kontaktor K3 akan mati
  • Pada saat terminal NO Timer terhubug maka tegangan akan mengalir ke Coil kontaktor K2 sehingga kontaktor K2 akan aktif, sementara kontaktor K1 masih tetap aktif
  • Phase R-S-T yang sudah terhubung pada K2 akan mengalir menuju motor sehingga yang semula motor beroperasi pada hubungan bintang (STAR),akan berubah menjadi hubungan segitiga (DELTA)
  • Untuk menonaktifkannya hanya tinggal menekan push button OFF, maka semua rangkaian akan mati
Untuk informasi video silahkan klik video dibawah, terimakasih semoga bermanfaat.


Read more...

Jumat, 27 November 2020

MENGGANTI BATERAI CORDLESS DENGAN BATERAI BEKAS POWER BANK

0 komentar
Hallo sobat semua jumpa lagi, untuk postingan kali ini mimin akan memberikan tips atau cara mengganti baterai cordless, karena harga baterainya boleh terbilang cukup untuk menguras kantong aplagi di penghabisan bulan heheh...Baterai yang akan kita paki nanti untuk penggantinya saya akan menggunakan baterai bekas powerbank, tentunya dengan kondisi yang boleh dikatakan cukup baik, sebelum kita memulai pembongkaran siapkan peralatan seperti obeng, solder dan perlalatan pendukung lainnya. Langkah awal buka tiga baut cover baterai dengan menggunakan obeng plus kecil.


Setelah cover kita buka dan lepaskan baterainya sebanyak tiga pcs beserta BMS (Battery Management System) yang berupa modul elektronik, setelah itu lepas solderan antara baterei dan BMS nya.


Siapkan baterei pengganti yang sudah kita persiapkan,oya baterai bawaan dari bor baterainya jangan kita bongkar dulu biarkan pada posisinya, maksudnya yaitu agar kita bisa menyontek susunan baterainya dan kabel yang nanti akan kita pasang pada BMS, setelah itu solder pada kutub baterei pengganti, agar pada saat penyolderan menjadi mudah saya menggunakan flux untuk menyolder, untuk melihat seperti apa fluxnya bisa kunjungi link ini FLUX SOLDER, dengan menggunakan flux froses penyolderan akan menjadi lebih mudah, kalian bisa juga tidak menggunakan flux.( gambar sebelah kiri baterai bawaan dan kanan baterai pengganti agak sedikit berantakan ya gan...hehehe)


Setelah susunan baterai pengganti sudah selesai disolder, tinggal kita pasang pada BMS sesuai dengan jalur yang sama pada baterai bawaan sebelum awal di lepas


Sebelum kita pakai, baterai pengganti kita charger dulu dengan tujuan apakah mengisi ketika dicharge atau tidak. Indikator pada lampu pada charge akan menyala warna merah ketika proses pengisian berlangsung dan akan berwarna hijau ketika penuh, mungkin untuk beberapa merk bor cordless mempunyai charge yang berbeda, tetapi tidak usah khawatir seandainya charge yang kita punya tidak dilengkapi dengan lampu indikator, biarkan selama kurang lebih satu jam setelah itu baru kita tes pada alat bornya.

Cek tegangan pada baterai apakah sudah sesuai dengan yang kita harapkan, karena kita mengguakan baterai dengan tegangan 3,7 Volt untuk satu baterainya maka tegangan setelah di hubungkan seri menjadi 11,1 Volt.


Sampai sini untuk pekerjaan penggantian baterai sudah selesai tinggal kita kembalikan lagi ke cover baterainya dan baterai siap digunakan pada bor cordless yang kita punya, untuk hasilnya tergantung pada kualitas baterai pengganti tersebut seandainya masih terbilang cukup baik kondisinya maka baterai akan tahan lama.








Read more...

Minggu, 11 Oktober 2020

CARA MENGHITUNG DURASI PEMAKAIAN AKI PADA INVERTER

4 komentar



Gambar Power Iverter


Power inverter merupakan sebuah perangkat elektronika yang berfungsi untuk mengkonversi tegangan DC yang berasal dari aki atau baterai menjadi tegangan AC yang hampir sama dengan tegangan PLN dan umumnya berkisar 220 Volt, inverter diperlukan ketika kita akan membutuhkan tegangan 220 volt namun dengan kondisi dimana tegangan tersebut tidak kita dapatkan atau pada saat kondisi sedang padam listrik. Ada dua jenis inverter yang beredar di pasaran berdasarkan output gelombang yang dihasilkan yaitu:

1. Inverter MSW (Modifided Sine Wave)

2. Inverter PSW (Pure Sine Wave)


Secara singkat baik nverter yang MSW maupun PSW sama-sama menghasilkan tegangna AC 220Volt, hanya yang membedakannya yaitu gelombang sinus yang dihasilkan oleh masing-masing inverter, untuk yang masih MSW dengan gelombang sinus tetapi masih berbentuk kotak, sedangkan yang PSW sudah hampir atau bahkan sama dengan tegangan gelombang yang berasala dari PLN. Untuk artikel kali ini admin tidak akan terlalu dalam membahas soal jenis inverter tetapi kembali ke judul yaitu bagaimana kita tahu berapa lama durasi pemakaian aki atau baterai pada sebiah inverter berdasarkan beban daya yang kita pakai.

Perlu dicatat pada penggunaan inverter itu sendiri ada batas tegangan rendah yang masih diterima oleh inverter itu sendiri dan umumnya berkisar 10 Volt, jadi dengan kata lain inverter akan mati ketika aki atau baterai yang kita pakai sudah berada pada posisi di tegangan 10 volt jadi tidak betul kalau aki bisa digunakan secara full mulai dari 0-12 volt, untuk asumsi prhitungan kita misalkan sebagai berikut:

Aki yang kita pakai untuk inverter dengan spek 12 V 100Ah (aki mobil truck), dan rencana beban yang akan kita gunakan lampu dengan beban listrik 40 watt, televisi 40 watt, kipas angin 60 watt, untuk inverter bisa kita gunakan yang 500 watt saja karena perkiraan beban tidak sampai 500 watt, pertanyannya berapa lama aki dapat sanggup memback up kebutuhan listrik?

JAWABAN :

Karena inverter akan drop pada tegagan 10 volt maka yang di konsumsi inverter yaitu selisih dari 12 - 10 = 2 Volt

Maka : 100 Ah x 2 Volt = 200 Watt/Hour (daya pada inverter)

Beban : 40 + 40 + 60 = 140 Watt

Life time : 200 / 140 x 60 menit = 85,7 menit atau 1 jam 26 menit


Terkadang ada beberapa banyak faktor yang mempengaruhi kinerja dan life time aki salah satunya mugkin dari kualitas inverter itu sendiri setidaknya ada gambaran tentang penggunaan aki sebagai back up inverter ketika dibutuhkan, mungkin saja perhitungan diatas bisa jadi lebih atau kurang tetapi setidaknya ada hal yang membuat kita tahu dasar perhitungan yang didapat, terimakasih sudah membaca mohon koreksinya bila ada kekurangan dalam penyampaian.







Read more...

Jumat, 09 Oktober 2020

0 komentar

KERAN OTOMATIS TANDON AIR 

DENGAN MENGGUNAKAN SOLENOID VALVE 


Penggunaan solenoid valve sudah banyak sekali kita temukan, terutama pada dunia industri dan penggunaan mesin denga sistem automasi. Pada tulisan kali ini mimin akan memberikan cara membuat keran otomatis dengan menggunakan solenoid valve untuk tandon/toren air, sebelum itu agar paham cara kerja solenoid valve kita bahas sedikit. Solenoid Valve atau katup listrik merupakan elemen control yang paling sering digunakan dalam suatu aliran fluida. Tugas mereka adalah untuk shut off, release, mengalirkan atau mencampurkan fluida. Mereka ditemukan di banyak area aplikasi dunia industry seperti Oil & Gas, steam, petrokimia, pengolahan limbah,  dan sebagainyaSolenoid Valve bekerja secara electromechanically dimana mereka mempunyai kumparan (coil) sebagai penggeraknya. Ketika kumparan tersebut mendapatkan supply tegangan (AC atau DC) maka kumparan tersebut akan berubah menjadi medan magnet sehingga menggerakkan piston (plunger)  yang berada di dalamnya.

Solenoid Valve akan bekerja bila kumparan (coil) mendapatkan supply energy listrik maka kumparan tersebut akan berubah menjadi medan magnet sehingga menggerakkan piston (plunger) yang ada di dalamnya. Ketika piston tertarik ke atas maka fluida akan mengalir dari inlet port menuju outlet port. Ada dua jenis solenoid yang ada dipasaran yaitu type Normally Open (NO) dan Normally Close (NC). Type Normally Open (NO) yaitu ketika solenoid dalam keadaan tidak teraliri arus maka posisi piston terangkat sehingga memungkinkan fluida atau cairan akan mengalir dan ketika solenoid diberikan arus maka piston akan menutup dan menghentikan aliran, untuk Normally Close yaitu kebalikannya.


Ilustrasi di bawah ini menggambarkan komponen dasar dari sebuah solenoid valve.

Keterangan:

  1. Valve Body
  2. Inlet Port
  3. Outlet Port
  4. Coil (kumparan)
  5. Coil Windings
  6. Kabel supply tegangan
  7. Piston (Plunger)
  8. Spring
  9. Orifice

Nah...sekarang sudah paham kan prinsip kerja solenoid valve, sekarang kita akan melanjutkan pembahasan sesuai judul, oke langsung ke material yang diperlukan yaitu:


Jadi berdasarkan skema di atas kita membutuhkan solenoide valve yang saya pakai yaitu dengan coil AC/DC 12 volt, tujuannya apa yaitu demi keselamatan dan faktor keamanan, karena tegangan 12 relatif aman seandainya ada kebocoran arus dan mengalir ke aliran air maka saya putuskan coil dengan tegangan 12 volt, selanjutnya yang kita persiapkan yaitu adaptor atau power supply 12 volt dan float switch atau kebanyakan sering disebut "radar" serta beberapa metar kabel untuk konek ke aliran PLN,mungkin itu saja kebutuhan material yang harus kita persiapkan, oya utuk type solenoidnya saya gunakan type Normally Close (NC). Terimakasih sudah mampir ke blog aku selamat mencoba...



Read more...

Kamis, 08 Oktober 2020

0 komentar

WIRING SOLDER UAP

Assalamualaikum, hai sobat semua berikut ini lampiran skema untuk DIY solder uap yang saya posting di youtube:

Unuk kelengkapan material dan speknya yaitu :
1.Trafo step down 220 - 15 volt 2 A
2. Dioda bridge 3 A saja
3. Dimmer yang 500 watt cukup
4. PWM atau Dimmer DC 5-10 Amper 15 Volt
5. Stang blower yang standard
6. Blower DC, kalian bisa memanfaatkan blower bekas hot gun atau bisa pakai jenis yang lain

Oke, mungkin itu aja skema bagi yang masih bingung silahkan komen saja...selamat berkreasi...


Read more...

Jumat, 20 April 2018

DIY Power Supply Adjustable

12 komentar

Diy power supply ini di buat dari power supply komputer dengan menggunakan output 3,3 volt, 5 volt, 12 volt sebagai output yang akan kita gunakan nanti sesuai dengan keperlua ndan kebutuhan. Wiring di bawah menunjukkan dua varian output yang dihasilkan:

1. Output dengan Rotary switch
     
    Dimana tegangan yang 3.3 v, 5v, dan 12v yang berasal dari power supply di hubungkan dengan rorary switch sebagai pilihan output yang akan kita pakai dan besarnya arus sesuai dengan spesifikasi yang ada pada power supply yang kita gunakan, dengan kata lain pada mode rotary switch arus yang dihasilkan tidak mengalami perubahan.

2. Output dengan Buck Converter (Stepdown)

    Beda dengan rotary switch konverter ini memberikan varian voltase yang lebih fleksibel dengan arti output yang dihasilkan dengan konverter ini dapat disesuaikan dengan kebutuhan kita dengan mengatur trimpot/potensiometer yang terdapat pada buck converter tersebut. Untuk input masukan pada buck konverter tersebut kita gunakan tegangan 12 volt, dan output yang dihasilkan dari konverter tersebut yaitu sesuai dengan spesifikasi modul tersebut, jadi dengan kata lain besarnya aru yang dihasilkan dari buck konverter mengikuti tipe dan kapasitas modulnya.

untuk material yang di gunakan yaitu:

1. Volt/ampermeter digital
2. Power supply komputer
3. Buck converter 5 amper (bisa disesuaikan)
4. Saklar kaki enam dan kaki tiga
5. Potensiometer 10 k ohm
6. Rotary switch
7. Dioda bridge 3 amper
8. USB female
9. Resistor 15 watt 12 ohm
10. Jack banana female



DIY Power Supply Adjustable


Read more...

Rabu, 04 April 2018

Membuat Mobile Charger Untuk Kendaraan

0 komentar
Membuat Mobile Charger Untuk Kendaraan


Di era digital seperti sekarang ini, semua orang tentunya pasti memiliki gadget bahkan mungkin ada bebrapa orang yang menggunakan lebih dari satu, itu dikarenakan meraka sudah menganggap sebuah kebutuhan pokok untuk sekarang ini, karena hampir semua aktifitas sehari-hari tidak luput dari penggunaan gadget, mulai yang hanya sebatas untuk alat komunikasi bahkan sampai penggunaan untuk berbisnis. Dengan intesitas penggunaan gadget yang hampir digunakan setiap saat apalagi terkadang digunakan diluar rumah atau kantor, maka diperlukan sumber daya untuk mengisi ulang daya baterei agar komunikasi tetap berjalan, untuk mengantisipasi berkurangnya energi pada baterei gadget kita, banyak pengguna yang rela membawa kemana saja alat untuk mengisi daya baterei seperti power bank dan sejenisnya, namun untuk yang berktifitas dengan menggunakan kendaraan baik kendaraan roda dua hingga empat ada solusi untuk sekerdar mengisi ulang baterei, seperti pengunaan mobile charger.
Pada postingan kali ini penulis ingin memberikan tutorial perakitan alat charger sendiri, meskipun banyak dijual dipasaran tetapi tidak ada salahnya untuk merakit sendiri...hehe. Untu persiapan bahan yang dibutuhkan tidak terlalu sulit untuk didapatkan karena semua sudah tersedia dibebrapa toko online dengan biaya yang relatif terjangkau.

Material

1. Box Plastik

Hasil gambar untuk box plastik kecilBox plastik ini nanti akan kita gunakan untuk tempat komponen yang akan kita rakit, sehingga alat akan terlihat simple dan rapi.









2. Volmeter Digital
Hasil gambar untuk voltmeter digital dcUntuk monitoring tegangan pada aki kita gunakan volmeter digital ini, jadi rencananya yang akan dimonitoring yaitu tegangan pada aki kendaraan.











3. Buck konverter atau modul step down
Gambar terkait

Modul ini berfungsi untuk menurunkan tegangan dan pengaturan tegangan output kita setting dengan cara memutar trimpot pada modul tersebut, modul ini bekerja hanya untuk arus DC saja.







4. Saklar


Hasil gambar untuk saklar miniSaklar yang kita gunakan yaitu saklar dengan ukuran kecil dan berguna untuk memutus dann menyambuingkan arus .









5. USB Female


Untuk pemasangan kabel pada usb female kita gunakan pada terminal 1 dan 4.













6. Jack male dan female 6 mm


Hasil gambar untuk jack male dan female 6mm

Jack male dan female ini berfungsi sebagai stop kontak untuk pemasangan male pada alat travel charger sedangkan yang female dipasang pada aki atau kendaraan.








7. Led kecil dan resistor 500 ohm

Hasil gambar untuk led dan resistor 500 ohm


Led ini berfungsi sebagai indikator ketika saklar modul charger dihidupkan, gunakan led dengan ukuran kecil agar tegangan out untuk charger tidak drop terlalu banyak.






Perakitan


Membuat Mobile Charger Untuk Kendaraan




Potong dan buat lubang box plastik yang telah disiapkan untuk penempatan instrumen tidak ada patokan, bisa disesuaikan dengan selera masing, buat lubang serapih mungkin agar hasil akhir bisa terlihat bagus nantinya.




















Siapkan modul buck konverternya dan setelah itu kita bisa menyolder untuk pemasangan kabel, untuk wiringnya sudah terdapat pada bagian belakang modul tersebut, terdapat dua sisi yaitu untuk input dan output, agar tidak keliru nantinya untuk kutub positif diberi kabel warna merah dan negatif diberi kabel warna hitam.









Membuat Mobile Charger Untuk Kendaraan
Sebelumnya output pada modul kita setting sampai menghasilkan tegangan 5 volt yang setara dengan tegangan yang home charger, untuk mengatur tegangan output cukup dengan memutar trimpot yang terdapat pada modul tersebut sampai dengan angka 5 volt pada display, gunakan digital voltmeter atau multitester untuk mengetahui berapa volt yang keluar dari modul.



Pasang usb female solder dengan memberikan kabel yang sudah dipersiapkan tadi, untuk penempatan kutub tegangan bisa kalian lihat pada gambar disamping yang saya tunjuk dengan obeng yaitu nomer satu dan kekiri sampai yang terakhir yaitu nomer empat, solder kabel positif pada nomer satu dan negatif pada nomer empat, dan pasang saklar sebagai kontrol untuk on dan off pada modul.






Membuat Mobile Charger Untuk Kendaraan

Setelah kiranya semua rangkaian terpasang pada box plastik masukkan semua kedalam box tersebut, perhatikan agar tidak terdadi hubungan sengkat pada kabel positif dan negatif, untuk merekatkan beberapa komponen pada box, kalian bisa menggunakan glue stick.





Dan sebagai langkah terakhir setelah semua terpasang dan sudah rapi berada di dalam box, kita pastikan kembali tegangan output pada port usb femalenya, untuk mengantisipasi ada perubahan nilai resistansi pada trimpot sewaktu kita rangkai alat tersebut.




Membuat Mobile Charger Untuk Kendaraan
Kiranya itu saja informasi yang bisa penulis berikan semoga bermanfaat dan untuk gambaran tentang wiring atau diagram bisa dilihat pada gambar diatas....wassalam.


Read more...

Senin, 19 Februari 2018

Membuat Bor Porting Rakitan

80 komentar
Halo sobat semua pada postingan kali ini penulis akan berbagi pengalaman dan informasi untuk membuat sebuah tool yang mungkin akan bermanfaat bagi para pembaca, khususnya untuk para modifikator dan pecinta kreasi. Kalian tentunya tahu dengan tool yang satu ini, sebuah alat mirip bor mini namun digerakan oleh sebuah motor dengan penghubung tenaga sebuah kabel seling dengan kontrol kecepatan menggunakan pedal.


Membuat Bor Porting Rakitan




Secara fungsi alat dan cara kerjanya sama persis dengan bor gantung yang sudah ternama, hanya saja untuk mpenggerak atau motor saya menggunakan motor penggerak mesin jahit. Baik tanpa panjang lebar penjelasan kita siapkan bebrapa bahannya:

1. Motor atau dinamo mesin jahit


Membuat Bor Porting Rakitan


Untuk penggerak saya gunakan motor penggerak mesin jahit karena motor ini cukup mudah didapatkan, selain itu mempunyai rpm yang cukup tinggi sekitar 6000 putaran per menit untuk putaran maksimalnya dan memiliki watt yang tidak terlalu besar.

2. Pedal switch

Umunnya ketika kita membeli motor mesin jahit sudah include dengan pedal, karena kontrol yang akan kita gunakan untuk bor porting ini yaitu pedal ini, selain untuk saklar juga sebagai kontrol kecepatan yang kita kehendaki, dan seandainya kalian tidak mempunyai pedal ini bisa didapatkan di toko jasa perbaikan mesin jahit disana mungkin tersedia banyak pedal.

3. Kabel flexible tuner

Untuk yang satu ini kalian juga harus beli, kalian bisa dapatkan di toko online atau bisa didapatkan di toko alat teknik, kenapa saya menggunakan kabel tuner seperti diatas karena seandainya nanti rusak atau putus sobat semua bisa mencari penggantinya tanpa harus memodifikasi.

4. Adapter hose

Membuat Bor Porting Rakitan

Alat ini mungkin tidak dijual ditoko manapun...hehe...soalnya untuk tool yang satu ini custom, artinya sobat harus buat terlebih dahulu di bengkel bubut dengan cara membawa kabel tuner kemudian minta ke operator bubut untuk dibuatkan untuk diameter dalam saya memakai ukuran 12 mm. Jangan lupa untuk dibuatkan juga kupingan untuk pegangan ke motor atau dinamo mesin jahit, kalian juga bisa membuat sendiri dengan  menggunakan plat tebal 2 mm atau bisa disesuaikan sendiri.




5. Adapter AS ke seling kabel


Membuat Bor Porting Rakitan


Membuat Bor Porting Rakitan


Untuk alat ini kita bisa membuatnya sendiri yaitu dengan menggunakan batang as 10 mm dengan dibor tengah 6 mm untuk as motor dan 3 mm untuk seling kabelnya, untuk membuat efek lubang persegi kita bisa menggunakan kikir kecil untuk membuat profil persegi tersebut sehingga dapat masuk sesuai dengan bentuk seling kabel tunernya.
Setelah semua bahan siap kita tinggal merakitnya saja dan untuk adapter as untuk memperkuat kita dapat menambahkan lem agar tidak mudah terlepas.

Untuk informasi lebih lanjut dan fast respon silahkan hub WA : 089601630341





Read more...

Selasa, 06 Februari 2018

Pasang Cuck Bor Di Gerinda Tangan

1 komentar
Pasang Cuck Bor Di Gerinda Tangan


Salah satu alat perkakas yang sering kita lihat mulai dari jenis usaha mulai dari yang berkecimpung di workshop bahkan sampai sipil/kontraktor yaitu gerinda tangan. Alat perkakas yang dapat diandalkan untuk mengikis benda logam, memotong, menghaluskan permukaan dan lain sebagainya. Pada artikel ini saya akan berbagi informasi untuk memanfaatkan dari kelebihan gerinda tangan, yaitu modifikasi chuck bor sehingga bisa dipasang pada as spindel mesin gerinda tangan. Adapun prosesnya yaitu:

1. Persiapan 

Yang pertama sudah jelas kalian harus punya gerinda tangan dulu...hehe.. Gunakan gerinda merk apa saja, karena saya tidak fokus untuk merk gerinda tertentu, karena yang akan difokuskan yaitu kisaran ulir dari as spindel gerinda tangan, karena ada dua jenis kisar ulir pada tiap merk gerinda yaitu kisar ulir M 1,25 dan M1,5, seandainya sobat masih ragu kisaran ulir gerinda sobat bisa d check menggunakan mal drat (screw pitch gauge).


Pasang Cuck Bor Di Gerinda Tangan


2. Pekerjaan

Setelah diketahui ukuran kisar ulir siapkan hand tap untuk membuat ulir yang sesuai dengan ulir as gerinda, perlu di ingat untuk penggunaan chuck bor hanya untuk ukuran 10mm, untuk ukuran diatas itu tidak bisa, seperti contoh untuk chuck bor 13mm memiliki diameter ulir dalam 12 mm sedangkan as gerinda 10 mm, jadi gunakan chuck bor 10mm karena memiliki ukuran diameter dalam 8mm. Untuk proses pembuatan ulir baru pada chuck bor bisa langsung dikerjakan tanpa harus dibor terlebih dahulu, usahakan untuk peoses tapnya lurus, lebih baik lagi jika dikerjakan pada cekam mesin bubut jadi hasil tap benar-benar lurus.




3. Hasil

Kiranya semua proses sudah selesai semua, langkah berikutnya yaitu mencoba chuck yang setelah kita tap tadi kita pasang ke mesin gerinda tangan, harapan kita hasil penge-tap an berhasil sempurna sehingga putaran chuck setelah dipasang memiliki putaran yang balance.

Pasang Cuck Bor Di Gerinda Tangan


4. Aplikasi

Untuk penggunaan modifikasi ini yaitu bukan sebagai pengganti bor tangan karena kecepatan putaran mesin gerinda jauh lebih besar bila dibandingkan dengan mesin bor tangan kira-kira dua sampai tiga kali lipat, untuk gerinda 12000 rpm sedangkan bor tangan kurang lebih 300 rpm, seandainya diperlukan untuk mengebor disarankan untuk memakai alat pengatur kecepatan (dimmer) sehingga kecepatan bisa kita kurangi, dan untuk aplikasi lainnya bisa digunakan untuk mata tuner, mini cutting wheel, drum sander, mini grinding.



Pasang Cuck Bor Di Gerinda Tangan




Demikian informasi yang bisa saya berikan selamat mencoba dan semoga bermanfaat, untuk informasi video silahkan klik video dibawah.





Read more...
 
ochid85 © 2017